|
Halaman 1 dari 2
Kawasan Situs Sangiran merupakan salah satu obyek wisata ilmiah yang sangat menarik. Potensi kepariwisataannya sangat tinggi nilainya bagi ilmu pengetahuan dan merupakan asset yang penting bagi pemerintah Sragen. Sejak ditetapkannya wilayah ini sebagai "World Heritage" oleh UNESCO dan sangat diperhatikan dalam pengembangannya. Sangiran mempunyai arti yang sangat besiar dalam sumbangannya terhadap perkembangan ilmu pengetahuan di dunia khususnya Arkeologi, Ilmu Geologi, Ilmu Paleoanthropologi, dan Ilmu Biologi. Potensi yang ada di Situs Sangiran yang bisa dikembangkan obyek pariwisata yaitu antara lain :
A. Museum Sangiran
Museum ini terletak di Desa Krikilan, Kalijambe, Sragen (kurang lebih 3 km dari Jalan Solo-Purwodadi). Museum ini menampung semua koleksi temuan fosil di Kawasan Cagar Budaya Sangiran yang mempunyai luas areal 56 km2. Museum ini dibangun pada tahun 1980 yang menempati areal seluas 16.675 m2. Bangunan tersebut bergaya joglo yang terdiri atas:
1. Ruang pamer yaitu ruang utama tempat koleksi terdisplay
2. Ruang laboratorium yaitu tempat dilakukannya proses konservasi terhadap fosil-fosil yang ditemukan
· Ruang pertemuan yaitu ruang yang digunakan untuk segala kegiatan yang diadakan di museum
· Perpustakaan yaitu ruang penyimpanan koleksi buku-buku
· Ruang penyimpanan yaitu ruang yang digunakan untuk menyimpan koleksi fosil-fosil
· Mushola
· Toilet
|